Surat

Piala Dunia 2026 · Grup F · Matchday 1

Jepang
Nakamura 57' · Kamada 89'
2-2
Full time
Belanda
van Dijk 51' · Summerville 64'

Dua Kali Tertinggal, Samurai Biru Merebut Hasil Imbang dari Belanda

Laga gila penuh kejutan: setiap kali Belanda unggul, Jepang membalasnya, terakhir pada menit ke-89 lewat Daichi Kamada. 2-2, dan satu poin untuk masing-masing tim.

Dallas Stadium, Arlington (Texas) · Minggu, 14 Juni 2026
Jepang melawan Belanda, Piala Dunia 2026

Belanda tak pernah sekalipun kehilangan poin setelah dua kali unggul dalam sebuah laga Piala Dunia. Kini kisah itu tinggal sejarah. Di Arlington, di bawah atap tertutup Dallas Stadium dan udara panas yang menyesakkan, Jepang menolak menyerah: dua kali tertinggal, dua kali pula mereka membalas, hingga gol penyama Daichi Kamada pada menit ke-89 untuk skor 2-2 yang sama gilanya dengan layaknya hasil itu diraih.

Empat Gol, Dua Kali Bangkit, dan Drama di Menit ke-89

Setelah babak pertama yang terpotong-potong dan minim peluang, hanya Donyell Malen, yang tembakannya digagalkan Zion Suzuki sejak menit ke-3, dan Keito Nakamura, yang melepaskan tembakan melebar pada menit ke-43, yang sempat menonjol. Laga berubah menjadi gila begitu kedua tim kembali dari ruang ganti. Pada menit ke-51, Virgil van Dijk menyambar umpan silang Ryan Gravenberch dengan sundulan dari sudut sempit, tepat ke pojok atas gawang: 0-1. Namun enam menit kemudian, Keito Nakamura membalas dengan tembakan dari jarak dua puluh meter yang dibelokkan Jan Paul van Hecke, hingga memperdaya Bart Verbruggen. 1-1.

Belanda mengira sudah melewati bagian tersulit pada menit ke-64, ketika Crysencio Summerville, pada gol debutnya bersama timnas, menyusup ke sebuah celah dan melepaskan tembakan kaki kiri yang memukau ke sudut jauh gawang: 1-2. Namun Jepang tak pernah berhenti percaya. Menekan Oranje di penghujung laga, mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-89: dari sepak pojok Junya Ito, sang pemain pengganti Koki Ogawa menanduk bola ke titik penalti, tempat Daichi Kamada melepaskan sundulan yang membelok dan tak mampu ditepis Verbruggen. 2-2.

Momen Pertandingan

Menit ke-89, sepak pojok Junya Ito. Pemain pengganti Koki Ogawa melompat di tiang dekat dan menyundul bola ke jantung kotak penalti; Daichi Kamada menyelipkan sundulan yang membelok dan lolos dari jangkauan Bart Verbruggen, yang sempat menyentuhnya namun tak kuasa mencegahnya bersarang di gawang. Seisi bangku cadangan Jepang berhamburan ke lapangan: inilah gol paling akhir yang pernah dicetak Jepang di Piala Dunia.

Favorit Belanda Berhadapan dengan Sang Pembunuh Raksasa

Di atas kertas, duel ini tampak timpang. Belanda, tiga kali finalis Piala Dunia dan peringkat ke-7 ranking FIFA, jauh diunggulkan menghadapi Jepang yang berada di peringkat ke-18. Namun Samurai Biru menyandang reputasi kukuh sebagai pembunuh raksasa: di Qatar 2022, mereka mengalahkan Jerman lalu Spanyol, keduanya setelah lebih dulu kebobolan.

Sebuah preseden yang mengajak Ronald Koeman untuk berhati-hati. Sang pelatih Belanda bahkan menurunkan, untuk pertama kalinya dalam sebuah laga Piala Dunia, sebelas pemain awal tanpa seorang pun pemain yang merumput di Belanda.

Penyesalan Oranje, Keuletan Jepang yang Berbuah Manis

Skenario yang ditakutkan terulang. Mendominasi penguasaan bola namun mandul dalam beberapa fase, Belanda menyaksikan Jepang membalas setiap akselerasi mereka, setia pada rencana: bertahan rapat, lalu serangan balik dan umpan silang untuk menguras tenaga lawan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia mereka, Belanda dua kali unggul tanpa meraih kemenangan; memang mereka memperpanjang rekor 17 laga fase grup tanpa kekalahan, namun membiarkan dua poin berharga melayang.

Koeman juga harus menangani situasi Memphis Depay, yang hanya dimainkan dua puluh menit terakhir padahal sempat dikabarkan jadi starter, sementara Jepang kehilangan Takefusa Kubo karena cedera. Di tengah kelembapan Texas, kedua tim menyuguhkan babak kedua yang spektakuler: empat gol, semuanya tercipta setelah jeda.

Swedia Diuntungkan, Grup F Kembali Memanas

Hasil bagi poin ini terutama menguntungkan Swedia, yang merebut puncak klasemen Grup F sendirian setelah menang 5-1 atas Tunisia di laga yang digelar lebih kemudian pada hari yang sama. Belanda dan Jepang berbagi tempat kedua dengan masing-masing satu poin, di atas Tunisia yang masih nihil poin. Di grup seketat ini, poin yang hilang ini membuat perebutan puncak jauh lebih tidak pasti bagi Oranje.

TimMMSKSGPoin
Swedia1100+43
Belanda101001
Jepang101001
Tunisia1001-40

Belanda pulang dengan satu poin dan penyesalan; Jepang, dengan satu poin dan bukti baru akan DNA pejuangnya. Di Piala Dunia ini, unggul saja tak pernah benar-benar cukup, dan Samurai Biru baru saja mengingatkan hal itu kepada Oranje.

Sumber: FIFA, Flashscore, ESPN, Sky Sports, Opta Analyst, Outlook India.
Piala Dunia 2026 · Grup F · Jepang 2-2 Belanda · 14 Juni 2026, Dallas Stadium (Texas).
Reaksi Anda

💬 Komentar

Belum ada komentar — mulai diskusi!

Masuk untuk bereaksi dan berkomentar.

← Semua Artikel 🏆 Beri tanggapan di feed fan zone 📅 Jadwal
Terms  ·  Privacy  ·  © 2026 BSF Ecosystem